Hotel

Tempat Makan

Budaya

Latest Updates

Ya’ahowu Nias Festival 2019 akan digelar di Nias Barat

Jumat, 01 November 2019
Ya’ahowu Nias Festival (YNF) yang semula dikenal dengan nama Pesta Ya'ahowu akan digelar di Kabupaten Nias Barat.  Ya’ahowu Nias Festival direncanakan akan digelar tanggal 16 s/d 20 November 2019 di lapangan bola Tetesua Kecamatan Sirombu, dan dan Pantai Indah Sirombu, Kabupaten Nias Barat.

Penggunaan nama kegiatan Ya’ahowu Nias Festival yang semula adalah Pesta Ya’ahowu dilakukan semenjak kegiatan tersebut menjadi 100 Calender of  event (Coe) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Pada kegiatan itu, Kabupaten Nias Barat akan menampilkan sejumlah tari-tarian asli dari wilayah Nias Barat. Tujuannya agar atraksi budaya dari wilayah Nias Barat lebih dikenal oleh masyarakat. Karena selama ini, pulau nias lebih dikenal dengan atraksi dari wilayah Nias Selatan.

Selain itu, akan ada beberapa kegiatan dan lomba yang akan diselenggarakan dalam rangkaian Ya’ahowu Nias Festival,  diantaranya Pagelaran Seni dan Budaya se-Kepulauan Nias, Pawai dan Karnaval, Stand Pameran, Volly Pantai, Ya’ahowu Idol, Lomba Anyaman Tikar, Lomba Menggambar, Festival Silat Nias, Lomba Permainan Rakyat, Festival Maena Kreasi, Penampilan Tari Kolosal Aekhula, Pemilihan Putri Pariwisata se-Kepulauan Nias dan Hiburan.

Tari Moyo

Jumat, 08 Maret 2019

Rumah Makan Famili, Gunungsitoli

Kamis, 07 Maret 2019

Hotel Nasional, Gunungsitoli

Rabu, 06 Maret 2019

Air Terjun Luaha Ndroi, Alasa, Nias Utara

Senin, 24 Desember 2018
Air Terjun Luaha Ndroi merupakan salah satu lokasi wisata yang berada di Kabupaten Nias Utara tepatnya berada Desa Fulölö, Kecamatan Alasa. Air terjun ini, memiliki beberapa tingkat seperti anak tangga. Setiap tingkatan memiliki bagian seperti kolam sedalam 50 centimeter hingga 5 meter yang dapat digunakan untuk berendam maupun berenang.

Untuk bisa mencapai lokasi tersebut dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat dengan lama perjalanan dari Kota Gunungsitoli lebihbkurang 2 jam. Meski ramai dikunjungi lokasi wisata tersebut belum memiliki fasilitas sarana pendukung, terutama untuk mendapatkan pedagang yang menjajakan pengganjal perut pun, belum ada. Sehingga pengunjung yang datang kesana baiknya menyiapakan bekal.

Setelah nantinya melihat suasana air terjun tersebut, lelah diperjalanan akan tergantikan dengan suara gemuruh air terjun dan kicauan burung yang beraneka bunyi. Di sekitar air terjun, juga kerap beterbangan segerombolan kupu-kupu berwarna kuning.

Selain tidak adanya sarana penyedia makanan, dilokasi tersebut juga belum ada toilet umum, sehingga pengunjung yang ingin bertukan pakaikan usai mandi harus menumpang  di rumah warga untuk sekedar bertukar pakaian. 

Meski kurangnya fasilitas penunjang, air terjun ini kerap dikunjungi oleh masyarakat pada hari-hari libur. Karena kesegaran air yang dirasakan memberikan rasa nyaman bagi pengunjungnya.
Loading...
 
Copyright © Pulauku Nias. Designed by OddThemes